Showing posts with label kisah cerita. Show all posts
Showing posts with label kisah cerita. Show all posts

Wednesday, May 14, 2014

ACARA BEM AMIKOM PURWOKERTO

BEM AMIKOM PURWOKERTO ~  Sudah Lama Hatiku Mata tidak posting artikel untuk anda semuanya, yap hari ini Hatiku Mata akan Sedikit Share atau lebih tepatnya menginformasikan. mungkin kali ini hatiku mata bukan membagikan suatu tutorial , melainkan akan menginformasikan sebuah acara MUSIK yang meriah dan Buat sobat Hatiku Mata  yang Masi bingung kemana akhir pekan ini. Kalian bisa dateng langsung Ke Acara DIES NATALIES AMIKOM PURWOKERTO 
Tanggal : 24 Mei 2014
Tempat  : Di Gedung HARMONI Purwokerto start from 19.00 - 22.00.





Buruan Yuk kita  berDanSka bersama Group Band SKA yang siap menghibur kita di akhir pekan. 

Dengan Bintang Tamu :
  • SIMMER DOWN
  • LODSE 
  • JHONY FREEDOM
Untuk informasi pendaftaran bisa kalian liat di bawah ini :
 

Tiket Presale 10k On the Spot 12k,
tapi kalo mahasiswa AMIKOM FREE, cukup tunjukin KTM STMIK AMIKOM PWT ke panitia.


More information and Ticket Reservation
hub. (Zhai) 085701222337 / BBM ~ 7665F826 
Follow Twitter kami @BEMAMIKOMPWT
LIKE fans page kami https://www.facebook.com/bem.amikompwt


Download file Pendaftaran disini  FORMULIR PENDAFTARAN

 Di sini Kami juga Menyediakan tutorial mengenai Mempercepat Windows 10 berbentuk video yang dapat sobat liat di bawah ini.


Jika Anda memiliki pertanyaan, Anda dapat posting di halaman Facebook kami. Semoga artikel yang hatikumata bagikan ini berguna buat sobat semuanya.

Friday, January 3, 2014

jangan takut untuk berpikir berimajinasi gila

Tahun 2003, saat Apple dirumorkan tengah mengembangkan telepon seluler, sejumlah orang memandang tak percaya. Ada banyak argumen yang diajukan perihal mengapa Apple tidak akan pernah masuk bisnis ponsel. Sekarang, Anda tahu sendiri betapa mengguritanya iPhone.

Tak ada satupun ide, konsep atau produk  yang kebal dari keraguan, kritik, dan celaan. Ide bukanlah benda di ruang hampa. Ia akan tumbuh, mekar, jadi kuat atau malah mati (mati muda atau mati tua) dengan kritik dari kanan kiri. 

Ketika Jeff Bezos dari Amazon menyajikan konsep delivery drones, segera saja dunia menyambutnya dengan berbagai macam reaksi. Ada yang terkagum-kagum, ada yang skeptis dan yang tak kalah banyak adalah mereka yang mencela ide itu.

Delivery drones alias helikopter kecil yang dimanfaatkan untuk mengantarkan barang dalam waktu 30 menit setelah dipesan, sebagaimana janji Bezos, memang revolusioner. Ide bahwa konsumen tak perlu menunggu berhari-hari untuk menerima pesanan yang ia beli di internet (seperti praktik saat ini) mungkin bukan ide yang baru, tapi Bezos sudah selangkah di depan dengan tawarannya.

Kebanyakan pihak yang skeptis dan mencibir ide Bezos bersandar pada fakta bahwa belum ada aturan perihal penerbangan drones itu di udara terbuka. Di Amerika saja belum ada legislasinya, apa kabar dengan negara-negara lain? Janji Bezos bahwa delivery drones bakal hadir tahun 2015 banyak diragukan karena di Amerika saja peraturan hukum perihal ini kemungkinan belum akan lahir hingga 2020.

Pertanyaan berikutnya adalah soal keamanan. Bagaimana jika langit disesaki drones Amazon, apakah tidak akan membahayakan gedung tinggi, jembatan, penerbangan, kelistrikan, sinyal seluler, dan sebagainya? Harus diakui, pertanyaan semacam ini adalah pekerjaan rumah yang harus dijawab oleh Amazon.


Beberapa bulan lalu, Elon Musk juga pernah melontarkan ide tentang transportasi massal berkecepatan tinggi yang dinamai Hyperloop. Musk punya ide untuk membuat kendaraan yang bisa berjalan hingga 1220 km per jam dalam saluran tabung udara tertutup.

Saat itu, ide Musk juga ditanggapi beragam. Pro-kontra, kernyitan dahi tanda ketidakyakinan hingga sebutan ide gila--mirip lah dengan reaksi yang diterima Bezos dengan delivery drones-nya.

Tapi apakah serangkaian keraguan dan pertanyaan tersebut harus menghentikan lahirnya ide dan inovasi yang mempermudah hidup manusia? 

Sejak manusia ada, ide dan inovasi adalah bahan bakar dari peradaban. Kadang ia melaju cepat seperti setelah Newton mengungkapkan teori mekanika, kadang ia berjalan lambat seperti usaha manusia menemukan "partikel Tuhan." 

Tapi apapun itu, ide dan inovasi harus terus lahir (dan menerima fitrahnya untuk diuji kesahihannya). Saya percaya bahwa tak ada ide yang terlalu gila untuk diwujudkan.
by : @salamsupersudrun

Saturday, December 28, 2013

Pro Kontra masalah pemindahan ibukota indonesia

Dari Jakarta ke Palangkaraya

JAKARTA (WIN): Pasca terjadinya banjir hebat yang melanda Ibukota Jakarta secara merata, banyak pihak mulai melontarkan kembali diskursus yang cenderung menjadi pro-kontra atas rencana pemindahan ibukota negara RI tersebut. Sementara itu salah satu Kota yang menjadi lokasi pemindahan Ibukota RI itu yaitu Palangkaraya. Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah itu dipilih sebenarnya merupakan pengulangan gagasan serupa yang pernah dilontarkan Presiden pertama RI Soekarno pada 1957 lalu.

Pro pemindahan Guru Besar Universitas Palangkaraya, Prof HM Norsanie Darlan merupakan salah tu tokoh yang sepakat atas rencana atau upaya pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Palangkaraya itu. "Melihat kondisi [banjir] yang terjadi di Jakarta, agaknya sudah waktunya ibukota pemerintahan dipindahkan ke Palangka Raya seperti digagaskan Presiden pertama Indonesia sekitar 55 tahun lalu itu," kata Norsanie Darlan seperti dikutip dari Antaranews.com, Jumat, (18/1/2013).. Guru Besar Universitas Palangka Raya itu mengatakan, beberapa tahun lalu wacana Palangka Raya sebagai ibu kota pemerintahan masih digelorakan, dan sampai 2012 tetap dibicarakan dalam beberapa kesempatan di daerah tersebut."Saya teringat lagi setelah menyaksikan bencana alam banjir yang melanda DKI Jakarta. Musibah itu mengundang prihatin anak bangsa di negeri ini, termasuk masyarakat di kota Palangka Raya yang pernah diwacanakan menjadi ibukota pemerintahan Indonesia," katanya. Norsanie mengatakan, "Bumi Tambun Bungai dan Bumi Pancasila" itu sangat strategis seperti diprediksi Soekarno pada 1957, apalagi memiliki lahan luas yang memungkinkan dibangun sejumlah perkantoran kementerian. Sebenarnya, Palangkaraya bukan satu-satunya lokasi incaran seandainya rencana relokasi ibukota negara RI itu diwujudkan.  Kota lainnya yang sempat dilontarkan adalah wilayah Bogor, Surabaya, Yogyakarta dan beberapa lokasi lainnya tentunya dengan sejumlah argument pendukung.

Kontra pemindahanDisisi lain, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan wacana pemindahan ibukota dari Jakarta ke lokasi lain sebaiknya tidak menjadi prioritas saat ini namun yang lebih penting adalah membenahi infrastruktur pencegahan banjir di Jakarta. Seperti dikutip dari Antaranews.com, JK merupakan salah satu tokoh yang tidak setuju akan rencana itu. "Pendapat saya pribadi solusinya bukan pindah, tapi perbaiki infrastruktur Jakarta," kata Jusuf Kalla usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (18/1/2013). JK mengatakan perlu biaya yang sangat tinggi bila pemikiran itu diwujudkan karena menyangkut perpindahan ribuan pegawai pemerintah pusat. "Pindah kantor gampang, pindah orang gimana, misal 200 ribu orang, itu gimana caranya orangnya, butuh effort tidak semudah itu, paling kalau kantor baru bisa bergeser," katanya. Kalla mengatakan yang sangat mendesak diperbaiki adalah bagaimana secepatnya drainase dan pelebaran sungai-sungai di Jakarta bisa segera dilakukan, demikian juga dengan kemacetan dan kekumuhan yang ada saat ini. Hal senada juga disampaikan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang menilai mewujudkan pemindahan ibukota bukan perkara yang murah dan sederhana. "Banyak pikiran seperti itu pemindahan ibukota, jangan hanya latah karena banjir. Kita jangan anggap pikiran itu tidak baik, bagus saja, namun semua itu tidak mudah," katanya.Hatta mengatakan Jakarta sebagai ibukota diatur oleh Undang-Undang, kalau mau memindahkan ibukota pindahkan memakan waktu dan perencanaan yang panjang.

emm.. apa nih pendapat kalian tentang pemindahan ibukota jakarta ke palangkaraya..??
yang jelas kalo mau demo jangan rusuh yah gan.. ^_^
@Cophyright Slamsupersudrun